Shilahudin Sirizar

Pemerintah dianggap masih gagal menyejahterakan rakyat. Karena, baru segelintir rakyat yang bisa mengecap makna kemerdekaan sesungguhnya. Hal itu dinyatakan pengamat ekonomi Rizal Ramli dalam peringatan HUT ke-66 RI di Museum Arsip Nasional, Jalan Gajah Mada, Jakarta, Rabu (17/8).

"Dari 230 juta rakyat Indonesia, baru 20 persen yang bisa menikmati kemerdekaan. Sisanya yang 80 persen, belum merdeka," kata Rizal.

Alasan Rizal, rakyat belum merdeka karena sebagian besar masih di bawah garis kemiskinan, hak konstitusional belum terpenuhi, hingga jaminan kesehatan yang rendah. Ia berpendapat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono adalah pemimpin yang bermasalah. "Saya minta SBY agar mengundurkan diri karena telah gagal menjalankan amanah rakyat," katanya.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi IX DPR Rieke Dyah Pitaloka. Ia berpendapat pemerintah seharusnya fokus melakukan hal-hal yang lebih konkret untuk menyejahterakan rakyat. "Sekarang pemerintah lebih sibuk mengurusi dirinya sendiri. Contohnya kasus Bank Century dan Nazaruddin," ujar Rieke.
Ia pun menyoroti pemerintah yang lemah dalam memenuhi kebutuhan rakyat di bidang kesehatan dan pendidikan. Karena itu, ia meminta pemerintah agar segera menyetujui RUU tentang Badan Pelaksana Jaminan Sosial

Categories:

Leave a Reply